Jumat, 28 September 2012

Diduga Stres Kakek Bakar Rumah Sendiri

TRIBUNNEWS.COM,MALANG – Diduga karena mengalami depresi berat pasc-ditinggal mati istrinya, Triono (76), pensiunan guru asal Dusun Mangir, Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (28/9/2012) membakar rumahnya sendiri.

Meski tak sampai melalap habis seisi rumah, namun tindakan itu menyebabkan satu unit motor milik anak angkat Triono serta seperangkat kursi di ruang tamu ludes terbakar.


Sehari-hari, Triono hanya diurus oleh dua anak angkatnya, Uning Suciati (33) dan Reza Adam Taribi (22), yang tinggal tak jauh dari rumahnya.

Kejadian itu sendiri, bermula ketika Uning sedang sibuk mengganti pampers Triono, sedangkan Reza tertidur di dalam kamar. Saat sedang mengganti pampers itulah, Uning teringat bahwa kompor di rumahnya yang dipakai untuk memasak air, belum dimatikan. “Jadi saya pamit ke bapak mau pulang mematikan kompor,” kata Uning pada wartawan.

Tak lama setelah mematikan kompor di rumahnya, Uning lalu kembali lagi ke rumah Triono. Saat tiba itulah ia dikejutkan oleh kobaran api yang telah membakar sebagian sofa di ruang tamu. Akibatnya, perempuan itu pun berteriak-teriak minta tolong sehingga membuat Reza terbangun.

Melihat kobaran api, Reza lantas berjuang sekuat tenaga untuk memadamkan api. Beruntung, sebelum menjalar semakin luas dan membakar bangunan rumah, api berhasil dijinakkan. Sayangnya, meski bisa menyelamatkan bangunan rumah, namun sepeda motor Yamaha Mio milik Reza yang terparkir di dalam ruang tamu, tak bisa diselamatkan dari sambaran api.

“Jadi, cuma kursi sama motor saja yang terbakar,” imbuhnya, Jumat (28/9/2012)

Suci menduga, kebakaran terjadi karena Triono yang sudah mulai pikun berat, usil bermain korek  api dan membakar pampers yang belum sempat dipasangkan oleh Uning. Api dari pampers itulah yang selanjutnya menjalar ke kursi di ruang tamu dan motor milik Reza. “Untungnya bapak tidak apa-apa,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar